Hai, selamat datang di postinganku yang lain yang mungkin dari judulnya akan terdengar sedikit absurd. Cara menjadi "sok rajin". Jadi, kenapa Aku menulis ini? Sebenarnya Aku nulis ini, termotivasi karena temanku yang bilangin Aku itu "sok rajin". Dan dari situ Aku mikir, Aku ini tipikal orang yang terkadang males nyatet, yang otomatis, akan jadi males baca. Kalo ketika Aku nyatet Aku bisa sekalian membaca, ya Aku tinggal nyatet aja sekalian membaca yang otomatis sekalian belajar. Tapi, terkadang Aku juga males nyatet. Terus, karena dibilang "sok rajin", kenapa Aku ga mencoba untuk terlihat rajin oleeh diriku? Biar Aku bisa jadi "sok rajin", dan bisa mulai nyatet, yang otomatis Aku baca yang Aku catet juga. Sampe sini, dapet maksudnya ga sih? Wkwk.

Intinya itu, Aku ingin terlihat "sok rajin" di hadapan diriku sendiri, supaya Aku tergerak untuk mencatat, membaca, dan mempelajari yang Aku catat. Jadi, "sok rajin" disini konotasinya bukan negatif ya. Bukan untuk dibilang rajin. Tapi kalau kalian mau dibilang rajin, ya gapapa sih. Hitung-hitung membiasakan diri untuk belajar. Untuk itu, Aku ada beberapa cara jadi "sok rajin".

Pertama, membuat rutinitas baru yang sederhana tapi berperan besar. Misal, buat to do list atau task list. Apa aja yang mau kalian lakukan dan setelah kalian melakukannya centang atau coret yang sudah kalian lakukan. Atau, kalian juga bisa menggunakan aplikasi to do list, seperti ticktick, todoist, dan masih banyak lagi.

Kedua, menata workflow atau mungkin folder kalian. Misal kalian punya catatan di kertas, kalian mungkin bisa scan kertas tersebut menggunakan aplikasi scanner yang ada di store smartphone kalian, lalu dipindahkan ke komputer sebagai cadangan. Atau kalian juga bisa masukkan ke note-taking app, seperti Notion, OneNote, Evernote, dan lain-lain. Supaya jika kalian mau "sok rajin" di luar, kalian ga perlu repot-repot membawa banyak catatan. Lalu semua berkas itu kalian tata. Seperti kategori pelajaran fisika, dan pelajaran yang lain itu dipisah. Did you guys get the point? Intinya adalah menata catatan, atau folder supaya lebih rapi dan mudah dicari.

Ketiga, atur homescreen di smartphone. Kadangkala semua kegiatan yang melalui smartphone bermula di homescreen. Maka dari itu, tata homescreen kalian supaya terlihat clean, dan kalau perlu pakaikan widget to do list, seperti menggunakan aplikasi yang ada di cara pertama tadi. Kemudian, hapus atau sembunyikan aplikasi yang menyebabkan kebahagiaan sementara jangka panjang yang buat kalian menghabiskan banyak waktu. Iya, itu bahasaku sih. Maksudnya, seperti instagram, YouTube, dan aplikasi serupa.

Keempat, jika kalian menggunakan meja, kalian bisa merapikan meja dulu gitu. Supaya kesan "sok rajin"-nya itu terlihat. Dan ya, intinya buat meja kalian senyaman mungkin.

Kelima, mulai. Ya, kalau cara pertama sampai keempat diterapkan tapi ga mulai-mulai ya, percuma juga kan? Jadi, ya mulai aja dulu. Atau jika kalian ingin santai, gunakan metode pomodoro. Yaitu 25 menit fokus, 5 menit istirahat, 25 menit lanjut fokus, 5 menit istirahat, sampai 25 menit ke tiga, ambil istirahat panjang sekitar 10 menit.

Dan, begitulah yang Aku lakukan kalau lagi sok rajin". Aku membagikan ini bukan karena Aku itu emang rajin, Aku itu ambis, atau bagaimana, enggak. Seperti yang ku mention di awal, Aku juga terkadang males banget. Makanya Aku buat judul postingan ini 'Cara menjadi "Sok Rajin"'. Jadi, begitulah seputar tips dariku supaya terlihat "sok rajin". Jika, ingin dicoba, silahkan, semoga bermanfaat. Kalau ga ingin juga gapapa. Dan, selamat, kalian adalah pembaca yang setia membaca sampai baris ini.

Sekian, sampai berjumpa di tulisan-tulisanku yang lain.